Ali Mazi Minta Pengawasan Yayasan Pengelola MBG Diperketat

04 JUNI 2026, 05:50:00 WIB 2 MENIT BACA 102
Ali Mazi Minta Pengawasan Yayasan Pengelola MBG Diperketat

JAKARTA (4 Juni): Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ali Mazi, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Oleh karena itu, menurut Ali, yang perlu diperkuat saat ini bukan programnya, melainkan tata kelola dan pengawasannya. Program MBG memiliki tujuan yang sangat baik, terutama dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Menurut saya program Pak Presiden MBG ini sangat luar biasa. Yang salah itu bukan programnya. Yang salah adalah manajemen. Karena kalau saya lihat di daerah itu, satu yayasan bisa menangani 10 dapur,” ujar Ali dalam RDP Komisi XIII dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara itu menilai pengawasan terhadap yayasan maupun pengelolaan program perlu menjadi perhatian serius agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh proses pelaksanaan program berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Mungkin pengawasan terhadap yayasan dan manajemen ini penting sekali. Kalau MBG berjalan sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden, saya kira ini bisa melakukan percepatan ekonomi,” katanya.

Ali menjelaskan bahwa keberadaan Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi di daerah. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program tersebut menciptakan aktivitas ekonomi yang signifikan di tingkat lokal.

“Karena dengan adanya MBG, di daerah-daerah, di kabupaten dan kota, belanja sangat luar biasa. Belanja telur, belanja sayur, dan ini bisa membuat pertumbuhan ekonomi lebih cepat,” ujarnya.

Selain penguatan tata kelola, Ali juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai tujuan dan manfaat Program MBG. Menurutnya, pemahaman publik yang baik akan memperkuat dukungan terhadap program tersebut, terutama dalam upaya menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional.

“Mungkin yang paling penting ini sosialisasi. Berikan pemahaman bahwa di Indonesia masih banyak persoalan stunting. Program MBG ini saya kira perlu didukung karena sangat penting,” tegasnya.

Ali berharap pemerintah terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan Program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, program tersebut diyakini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi generasi muda, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di berbagai daerah.

“Programnya sudah sangat baik. Yang perlu kita pastikan adalah pengelolaannya berjalan dengan benar sehingga tujuan besar yang diharapkan Presiden benar-benar tercapai,” pungkas Ali. (*)