Amelia Anggraini : BNP2TKI harus lebih serius urus TKI

14 FEBRUARI 2018, 23:12:19 WIB 2 MENIT BACA 1630
Amelia Anggraini : BNP2TKI harus lebih serius urus TKI

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini menyoroti puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Purworejo, Klaten dan Kebumen, Jawa Tengah, yang ditahan petugas Imigrasi Malaka, Malaysia. Diduga, penahanan itu karena salah penempatan lokasi kerja.

Perinciannya, 37 orang asal Purworejo, 36 orang asal Kebumen, dan seorang asal Klaten. Buruh Migran dianggap salah dalam soal penempatan lokasi kerja. Mereka diketahui disalurkan oleh PT Dian Yoga Perdana sebagai pihak penyedia tenaga kerja luar negeri.

“Secara legalitas, mereka itu tidak salah. Cuma mereka seharusnya ditempatkan di Selangor, bukan di Malaka. Itu bukan salah mereka, tapi kesalahan agen di Malaysia,” ungkap Amel, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2018), seperti dilansir republika.co.id.

Untuk itu, politisi Partai Nasdem ini meminta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Harus ada good will dari Pemerintah Indonesia dan Malaysia, karena datangnya TKI ke Malaysia atas permintaan negara bersangkutan. Jadi, mereka harus dikeluarkan dari tahanan dan diberikan pekerjaan sesuai job order,” tegas politisi asal dapil Jateng itu.

Sebelumnya, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia juga mengalami  kematian yang mengenaskan. Adelina Lisao, TKW Indonesia di Malaysia, meninggal dunia, Minggu (11/2) waktu setempat.

Diduga Adelina mengalami penyiksaan majikannya. Sejumlah saksi mata melaporkan Adelina juga 'dipaksa' tidur di sebelah anjing selama dua bulan.

 Sumber: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/02/14/p45g4n440-misteri-kematian-adelina-tkw-yang-tidur-di-sebelah-anjing