JAKARTA (29 Mei): Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Aminurokhman, mendukung rencana Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) terkait upaya digitalisasi arsip negara di kementerian, lembaga, dan daerah. Dalam pelaksanaannya, sistem keamanan harus menjadi perhatian karena menyangkut dokumen negara. “Kami sangat-sangat mengapresiasi dan mendukung. Tapi pastikan dokumen (milik negara) itu tidak di-hack oleh pihak lain,†ujar Amin dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR dengan jajaran kepala dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), ANRI, dan Ombudsman RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/5). Amin menyarankan agar penyelenggaraan kearsipan juga ditunjang oleh SDM yang mumpuni agar sasaran-sasaran prioritas kementerian, lembaga, maupun daerah bisa tercapai. Legislator dari Dapil Jawa Timur II (Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Pasuruan) itu juga meminta LAN sebagai penyelenggara admisnistrasi negara agar membangun sistem yang baik sehingga tercipta program kerja yang efisien dan efektif. Dengan begitu ke depan bisa terjadi peningkatan kapasitas dan integritas ASN. “Yang penting sosialisasinya dan misi dari program itu bisa memastikan peningkatan kapasitas dan integritas ASN, karena ini bagian dari hal yang sangat penting ke depan,†ujarnya. Lebih lanjut Amin juga memberikan catatan bagi Ombudsman. Menurutnya, sosialisasi tugas dan fungsi Ombudsman perlu diperluas ke berbagai lapisan masyarakat agar program strategis yang dijalankan memberikan kepuasan kepada rakyat. “Maka dari itu Ombudsman harus tetap kita berikan peran yang lebih strategis agar ke depan bisa memberikan manfaat yang lebih memuaskan masyarakat,†tutup Amin. (dpr.go.id/*)