Hindari Investasi Bodong, Anarulita Muchtar Gandeng OJK Edukasi Perempuan Rejang Lebong

29 APRIL 2017, 07:13:10 WIB 2 MENIT BACA 1220
Bengkulu – Maraknya investasi bodong yang merugikan masyarakat menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu dan Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bengkulu mengenalkan Industri Pasar Modal (IPM) kepada masyarakat Rejang Lebong. Dalam sosialisasi tersebut dihadiri puluhan peserta yang didominasi oleh perempuan Rejang Lebong. Anggota DPR RI Komisi XI, Anarulita Muchtar saat membuka langsung acara tersebut mengatakan masyarakat wajib mengetahui ciri-ciri investasi bodong yang kerap kali menipu masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Ia mengharapkan dengan adanya OJK ini, dapat melakukan pengawasan terhadap oknum yang mencoba menipu masyarakat dengan berkedok investasi. “OJK ini sebagai jembatan masyarakat dalam melaksanakan investasi pasar modal. Selain menjadikan masyarakat lebih cerdas berinvestasi, juga diharapkan meningkatkan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Anarulita, Rabu, 26 April 2017. Sementara itu, terkait tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Asnawati, Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu, karena pasar modal ini dinilai masih baru dan awam. “Untuk pengetahuan tentang industri pasar modal di wilayah Bengkulu masih sangat minim. Sehingga kami mengenalkan dan mengajak masyarakat agar dapat berinvestasi saham. Karena pikiran masyarakat kini menganggap investasi itu mahal. Nah di OJK, hanya dengan menabung 100.000 dapat berinvestasi saham,” terang Asnawati kepada gerbangbengkulu. Asna juga manambahkan, dengan masyarakat berinvestasi saham, dana-dana yang ada dapat membantu perusahaan-perusahaan bukan milik negara, serta sebagai salah satu pendorong membangun ekonomi daerah. “Dengan saham-saham yang ada, masyarakat dapat mengelola industri perusahaan dan tentu dapat keuntungan juga. Jadi simbiosis mutualisme, saling menguntungkan,” tambahnya. Sebagaimana diketahui, dalam sosialisasi tersebut turut menjadi pemateri Early Saputra, Kepala BEI Perwakilan Bengkulu, kepala bidang edukasi dan perlindungan konsumen OJK Bengkulu Nopian Sumantri, dan perwakilan Galeri Saham IAIN Bengkulu. Turut hadir pula, Asisten II Pemkab Rejang Lebong, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Rejang Lebong Sumber: http://gerbangbengkulu.com/cegah-investasi-bodong-di-rejang-lebong-ojk-sosialisasikan-industri-pasar-modal/