Julie Laiskodat Salurkan 12 Sapi Kurban, Perkuat Toleransi dan Solidaritas

24 MEI 2026, 13:44:31 WIB 3 MENIT BACA 255
Julie Laiskodat Salurkan 12 Sapi Kurban, Perkuat Toleransi dan Solidaritas

FLORES (24 Mei): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Julie Sutrino Laiskodat menyalurkan 12 ekor sapi kurban di dapilnya, Nusa Tenggara Timur (NTT) I ke sejumlah masjid, yayasan sosial, serta komunitas masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Pulau Flores, Pulau Lembata, dan Pulau Alor.

Kepedulian Julie itu bentuk toleransi antarumat beragama jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.  

“Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah keagamaan, melainkan momentum universal untuk merefleksikan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui penyerahan dua belas ekor sapi kurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, sekaligus memperkuat fondasi kebersamaan serta toleransi yang telah mengakar kuat di bumi Nusa Tenggara Timur,” ujar Julie dalam keterangannya, Sabtu (23.5/206).

Sebagai legislator di Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan, Julie juga menilai kegiatan sosial-keagamaan memiliki keterkaitan erat dengan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput. Menurutnya, distribusi daging kurban turut membantu pemenuhan gizi masyarakat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial.

Di Kabupaten Flores Timur, bantuan satu ekor sapi kurban diserahkan kepada Panitia Hewan Kurban Masjid Agung Shuhada Larantuka di Kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, Sabtu (23/5/2026). Penyerahan dilakukan oleh Ketua Rumah Relawan Bunda Julie Sutrisno Laiskodat Flores Timur, Hj. Ummi Aminah.

Hj. Ummi Aminah mengatakan bantuan hewan kurban tersebut merupakan yang pertama kali diberikan Bunda Julie kepada Masjid Agung Shuhada Larantuka. Namun sebelumnya, berbagai bentuk kepedulian seperti bantuan sembako kepada warga muslim di Kelurahan Ekasapta juga telah disalurkan.

Selain untuk Masjid Agung Shuhada Larantuka, bantuan hewan kurban juga disalurkan kepada kaum dhuafa di sejumlah wilayah di Flores Timur, di antaranya Dusun 5 dan 6 Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Desa Lohayong II Kecamatan Solor Timur, Desa Nubalema, Waiwoten, dan Desa Wewit di Kecamatan Adonara Tengah, serta Desa Oringbele dan Desa Waiwuring di Kecamatan Witihama.

“Hewan kurban ini jangan dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi dari ketulusan, perhatian, dan kepedulian Bunda Julie kepada warga muslim di Flores Timur, khususnya di Kelurahan Ekasapta,” ujar Hj. Ummi Aminah.

Sedangkan Panitia Hewan Kurban Masjid Agung Shuhada Ekasapta, Arfan Lewar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Julie Sutrisno Laiskodat atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat muslim di Flores Timur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memilih Masjid Agung Shuhada Ekasapta sebagai salah satu titik penyaluran hewan kurban. Semoga perhatian dan kepedulian seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.

Pemotongan hewan kurban dijadwalkan berlangsung serentak pada 27 Mei 2026 sesuai arahan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Program tahunan ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat dan pengurus lembaga keagamaan setempat. Bantuan tersebut dinilai hadir pada momentum yang tepat untuk membantu masyarakat merayakan hari besar keagamaan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Julie Sutrisno Laiskodat berharap masyarakat Nusa Tenggara Timur terus menjaga semangat kebinekaan, gotong royong, serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah di masa depan. (Minarni/*)