Kresna : Buku Digital Tidak Akan Usang, Saatnya Ikuti Pola Zaman Now

29 NOVEMBER 2017, 18:11:50 WIB 2 MENIT BACA 1164
Malang, Jawa Timur - Kresna Dewanata Phrosakh, anggota Komisi II DPR, yang hadir dalam puncak Hari Jadi Ke-1257 Kabupaten Malang memberikan apresiasi khusus terhadap buku digital Pemerintah Daerah Kabupaten Malang yang di-launching, Selasa (28/11) malam. Apresiasi tersebut berkenaan dengan konsep open government Pemkab Malang melalui sinergitasnya dalam memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat melalui buku digital. Penyampaian berbagai pertumbuhan di berbagai sektor di Kabupaten Malang yang ditulis dalam format buku digital merupakan upaya transparansi pengelolaan pemerintahan daerah. Itu akan semakin memperluas akses masyarakat untuk membaca dan mengetahuinya. "Sifat teknologi digital cair. Sehingga memudahkan siapa pun untuk mengaksesnya. Kapan pun dan di mana pun. Selain tentunya apa pun yang direkam secara digital tidak pernah usang," kata Dewa, sapaan akrab levlgislator dari Partai NasDem itu , Rabu (29/11). Anggota DPR berusia 31 tahun ini juga menegaskan lewat digitalisasi seluruh data dan informasi yang ada akan tetap tersimpan dan aman. "Inilah yang saya sebut tidak pernah usung dan bisa dibaca kapan dan di mana pun," imbuhnya. Keberadaan buku digital Pemerintah Kabupaten Malang dengan ketebalan 163 halaman dan ilustrasi grafis yang menawa, adalah upaya transparansi pihak penyelenggara pemerintahan untuk merangkul dan menyesuaikan zaman informasi komunikasi saat ini. Pria yang akrab disapa Dewa itu secara lugas mengatakan, siapa pun saat ini harus bisa beradaptasi dengan perubahan radikal dalam dunia yang kini mengarah pada cepatnya teknologi digitalisasi. "Zaman now dengan perilaku masyarakat yang kekinian menjadi tantangan bagi pemerintahan dalam membuka dirinya. Karena itu, lewat buku digital diharapkan menjadi jembatan persoalan itu," tegasnya yang juga mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas keberadaan buku digital tersebut. "Karena ini adalah terobosan cerdas dari unsur media untuk ikut serta mendukung roda pembangunan di daerah. Semoga media lain juga bisa mereplikasinya," imbuh Dewa. Beberapa kegunaan buku digital yang dipersembahkan oleh MalangTIMES, lanjut Dewa, adalah menyampaikan berbagai kebijakan pemerintahan kepada masyarakat secara mudah, efektif, efisien, serta mampu menjangkau pembaca lebih banyak dibanding media konvensional. "Selain tentunya menjadi medium evaluasi kebijakan bagi pemerintahan daerah sendiri," ujar Dewa. Sumber: http://www.jatimtimes.com/baca/162584/20171129/135611/anggota-dpr-buku-digital-tidak-akan-usang-saatnya-ikuti-pola-zaman-now/