Malang, Jawa Timur - Sedikitnya 408 peserta dipastikan mengikuti Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Bupati Malang Cup ke 2. Dalam kejuaraan yang digelar selama dua hari Sabtu (11/3/2017) dan Minggu (12/3/2017) di Gedung Serbaguna ‘Geng’ di Jalan Karangduren, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, peserta akan bertarung dalam 7 kelas atau kategori. Ketua Panitia Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Bupati Malang Cup ke 2, Achmad Saif Hajarani, Kamis (9/3/2017) siang menjelaskan, dari teknikal meeting kemarin jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 408 orang. “Jumlah pendaftar sudah mencapai 408 orang. Melebihi target yang kami duga. Karena pada kejuaraan serupa tahun lalu, hanya 300 orang peserta,†ungkapnya. Kata dia, kejuaraan tenis meja ini diselenggarakan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Kabupaten Malang bersama Jurnalis Polres Malang (JPM). “Ini kejuaraan terbuka tenis meja Bupati Malang Cup yang ke 2. Kejuaraan yang lalu juga kami gelar. Namun tahun ini, animo peserta sangat luar biasa,†ucapnya. Ketua PTMSI Kabupaten Malang Kresna Dewanata Prosakh memberikan respon positif atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.  Khresna menyebutkan dengan digelarnya kejuaraan terbuka tenis meja Bupati Malang Cup ke 2 ini merupakan sebuah cerminan, bahwa di Malang Raya, PTMSI sangat memperhatikan bagaimana melakukan pembibitan atlet tenis meja sejak dini. “Kami mengapresiasi rekan-rekan IJTI dan JPM selaku penyelenggara kejuaraan tersebut. Apalagi pesertanya ratusan orang dan diikuti dari berbagai kota se Indonesia,†terangnya, sebagaiamana disadur dari beritajatim.com. Pria yang juga menjabat Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Nasdem itu melanjutkan, upaya PTMSI sejauh ini sudah membagikan meja gratis di 33 Kecamatan se Kabupaten Malang. Meski tidak bisa mencukupi secara keseluruhan, upaya tersebut semoga bisa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk menggelorakan kembali olahraga tenis meja. “Kejuaraan ini sebagai ajang menciptakan bibit handal di cabang olahraga tenis meja. Karena tenis meja dulunya adalah olahraga rakyat yang keberadaanya, mulai tergeser dengan cabang olahraga lain. Semoga tidak hanya berhenti di dua seri ini saja. Tapi bisa ada seri selanjutnya,†tutup Dewa sapaan akrabnya. http://beritajatim.com/olahraga/292089/ratusan_peserta_ikuti_kejuaraan_terbuka_tenis_meja_bupati_malang_cup_ke_2.html