JAKARTA (4 Maret): Masyarakat diminta tidak panik menyikapi temuan baru Covid-19 di Indonesia. Jenis virus yang dinamai B177 itu ditemukan di Karawang, Jawa Barat (Jabar). "Saya mengimbau agar warga tetap tenang dan tak panik," ujar Nurhadi, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rabu (3/3). Legislator NasDem itu juga meminta masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Yakni, menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan (3M). "Jangan pernah abai terhadap prokes ini. Siapa saja bisa terinfeks. Untuk itu wujud ikhtiar kita adalah melakukan prokes 3M," kata dia. Selain itu, Nurhadi juga meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja keras melakukan langkah-langkah preventif. Penelitian dan pelacakan harus dimaksimalkan untuk meminimalisasi penyebaran. "Agar dapat segera diketahui secara pasti apakah perlakuan protokol kesehatan Covid-19 masih berlaku sama atau tidak bagi pasien yang teridentifikasi varian baru ini," ucap dia. Legislator NasDem itu juga meminta penjagaan pintu masuk Indonesia dari luar negeri dimaksimalkan. Setiap orang yang masuk wilayah Indonesia harus melalui proses pemeriksaan ketat. "Monitoring di lapangan harus terus dilakukan oleh petugas di pintu kedatangan serta berbagai unsur yang terlibat termasuk kementerian/lembaga terkait bersama Satgas Covid-19," tegas wakil rakyat dari dapil Jawa Timur VI (Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar) itu. Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memastikan dua tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Karawang terpapar B117. Kedua TKI tersebut masuk ke Indonesia pada waktu yang berbeda. TKI berinisial M mendarat pada 28 Januari 2021 dan TKI berinisial A mendarat pada 31 Januari 2021. Mereka masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. "Dua TKI asal Karawang itu pulang ke Indonesia menggunakan pesawat berbeda, mendarat di Bandara Soekarno Hatta," kata Jubir Satgas Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana, Rabu (3/3).(medcom/*)