Madiun - Masih banyak kepala desa yang belum optimal dalam menggunakan dana desa. Bahkan, tidak sedikit dari mereka kaget mendapatkan dana tersebut dan tidak jarang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi NasDem Soehartono dalam kegiatan resesnya di masa sidang V tahun 2015-2016, di Kabupaten Madiun, Sabtu (6/8) lalu. "Saya seringkali mendapat informasi, ada kepala desa yang menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadinya," ungkapnya di hadapan puluhan kepala desa yang hadir dalam acara tersebut. Dia menjelaskan, maksud bantuan dana ini adalah untuk memberikan peluang kepada seluruh desa untuk meningkatkan laju perekonomian dan memperbaiki sarana infrastruktur desa yang masih perlu dibenahi. "Ini peluang untuk para kepala desa untuk bisa menyejahterakan dan meningkatkan perekonomian warga desa. Maka gunakan dana ini sesuai dengan peruntukannya, bukan buat pribadi," tuturnya. Penyalahgunaan dana desa ini tentu membuat semua pihak prihatin. Apalagi, jika di suatu desa sudah menjamur tempat hiburan malam, maka ini patut diwaspadai. Secara tegas Soehartono menekankan agar kepala desa menjauhi hal tersebut. "Jangan sampai terpana dengan keinginan pribadi. Dana desa untuk keperluan desa, bukan untuk hal-hal pribadi. Saat dana ludes terpakai, bingung nanti saat diminta pertanggungjawaban penggunaan dana. Bukan manfaat malah petaka yang didapat," tegasnya mengingatkan.