Stasiun Rajapolah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

09 FEBRUARI 2026, 09:00:00 WIB 2 MENIT BACA 366
Stasiun Rajapolah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

TASIKMALAYA (9 Februari): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (korinbang), Saan Mustopa, mendorong agar Stasiun Rajapolah, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dijadikan salah satu titik pemberhentian kereta api jalur selatan. 

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Saan menilai, Stasiun Rajapolah memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di jalur penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan wilayah sekitar, seperti Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis. Dengan berhentinya kereta api jalur selatan di stasiun tersebut, akses transportasi masyarakat lintas daerah dinilai akan semakin mudah dan efisien.

“Rajapolah memiliki potensi besar sebagai simpul transportasi regional. Jika kereta api berhenti di sini, masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mengakses layanan kereta api,” ujar Saan saat melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya, Jumat (6/2/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, Saan juga melakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Direktur Jenderal Perkeretaapian, serta jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Selain aspek transportasi, Saan juga menyoroti nilai historis Rajapolah sebagai sentra UMKM dan ekonomi kreatif. Kemudahan akses transportasi akan berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Tak hanya itu, Saan menegaskan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi pariwisata yang besar, mulai dari wisata alam hingga budaya. 

Menurutnya, dukungan moda transportasi massal seperti kereta api menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempercepat perputaran ekonomi daerah.

Ia pun mendorong Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta PT KAI untuk segera melakukan kajian teknis dan uji coba pemberhentian kereta di Stasiun Rajapolah.

“Uji coba diharapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat, idealnya pada bulan Ramadan, sehingga menjelang Lebaran masyarakat sudah dapat merasakan manfaatnya,” kata Saan.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap, beroperasinya kereta api di Stasiun Rajapolah dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya kendaraan roda empat, saat arus mudik dan balik Lebaran. (Yudis/*)