JAKARTA (11 Januari): Utamakan sikap empati di saat terjadi musibah seperti insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan segera hentikan penyebaran hoax yang mengganggu keluarga korban. "Biasakanlah menebar empati bila terjadi satu musibah. Jangan malah menebar hoax yang pasti sarat kebohongan dan menyakitkan bagi keluarga korban," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1). Lestari menegaskan, di tengah proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jangan lagi ada pihak-pihak yang menebar hoax atau berita bohong terkait peristiwa itu. Di tengah terjadinya musibah, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, masyarakat harus dibiasakan memperlihatkan empati dengan berbagai cara. Antara lain membantu keluarga korban lewat memberikan informasi yang benar terkait peristiwa yang terjadi atau membantu dalam bentuk materi dan lainnya. Empati atau memiliki perasaan dan respons emosi yang sama dengan orang lain, menurut anggota Komisi X DPR RI itu, adalah dasar bagi seseorang untuk melakukan aksi yang membawa manfaat untuk orang lain tanpa pamrih. Dan sikap tersebut, jelas Rerie, merupakan sikap yang baik dan bisa dikembangkan untuk menumbuhkan karakter kepahlawanan dalam diri setiap anak bangsa. Setiap musibah, ujar Legislator NasDem itu, harus disikapi secara baik dan benar sehingga mampu menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri setiap warga negara. Nilai-nilai kebangsaan seperti nilai kepahlawanan dan persatuan, tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, adalah salah satu bekal anak bangsa menjadi SDM yang tangguh dalam persaingan di era globalisasi yang tanpa batas ini.[*]