Teguh Iswara Resmikan Lounge Layanan Umroh Pertama di Indonesia

01 DESEMBER 2025, 23:16:17 WIB 2 MENIT BACA 468
Teguh Iswara Resmikan Lounge Layanan Umroh Pertama di Indonesia

MAKASSAR (1 Desember): Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, meresmikan Lounge Layanan Umroh Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (1/12/2025).   

Lounge layanan umroh ini menjadikannya fasilitas layanan terpadu pertama di Indonesia yang dirancang untuk memudahkan proses keberangkatan umroh, membuatnya jauh lebih cepat dan nyaman bagi jemaah, terutama menjelang puncak musim keberangkatan seperti natal dan tahun baru (nataru), ramadan, dan musim haji.

Dalam sambutannya, Teguh Iswara menekankan bahwa fasilitas itu adalah inovasi pelayanan yang sangat dibutuhkan, khususnya di Sulawesi Selatan yang memiliki budaya pengantaran umroh yang kental.

"Fasilitas lounge ini menghadirkan alur keberangkatan yang ringkas dengan pendekatan yang humanis dan sangat memperhatikan budaya lokal Bugis-Makassar," ujar Teguh.

Adapun poin-poin utama keunggulan layanan ini adalah proses imigrasi di tempat sehingga jemaah dapat menyelesaikan seluruh proses imigrasi langsung di lounge sebelum menuju gate. Dengan demikian bisa memangkas waktu tunggu dan kerumitan di terminal utama.

Kemudian, akomodasi keluarga besar untuk melayani jemaah dan pendamping sekaligus, mengakomodasi tradisi lokal, mengingat keberangkatan umroh sering diantar satu hingga dua bus rombongan keluarga.

Begitu pun dengan prioritas kenyamanan pelayanan jemaah dan pendamping, layanan ini menjadikan kenyamanan sebagai prioritas utama.

"Di Sulawesi Selatan, jemaah umroh umumnya diantar oleh 1-2 bus keluarga dan pendamping. Karena itu, fasilitas lounge dibangun untuk melayani jemaah dan pendamping sekaligus, dengan kenyamanan sebagai prioritas," papar Teguh.

Teguh juga menggarisbawahi bahwa peluncuran lounge itu  memperkuat sinergi lintas lembaga dan posisi Bandara Sultan Hasanuddin sebagai pusat embarkasi Indonesia Timur.

Penempatan pusat layanan di Makassar diharapkan menggerakkan ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan jemaah dari Indonesia Timur pada pusat keberangkatan di Jakarta.

"Untuk menjawab permintaan yang terus meningkat, telah direncanakan penambahan frekuensi penerbangan umroh hingga delapan kali seminggu. Layanan ini diharapkan menjadi standar benchmark nasional dalam pelayanan umroh dan haji ke depannya, " terang legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan II itu.

Dalam sambutannya, Teguh juga menyampaikan apresiasi kepada GM Bandara Sultan Hasanuddin Minggus ET Gandeguai dan Direktur PT Amanah Trans Service, Akbar, serta dukungan dari Kepala Kanwil Haji dan Umroh Sulsel atas inisiatif dan komitmen mereka.

Peluncuran yang dilakukan tepat menjelang nataru, ramadan, dan musim haji) memungkinkan fasilitas tersebut dapat langsung diuji dan disempurnakan.

"Kita berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh jemaah dan keluarga yang mengantar," pungkasnya. (Nurhadi/*)