SANGGAU (17 Juli): Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Yessy Melania melakukan kegiatan 'Temu Lapang Panen Perdana Kegiatan Pengembangan VUB Padi Khusus dan Spesifik di Kalimantan Barat (Kalbar)'. Kegiatan perdana memanen Varietas Unggul Baru (VUB) padi khusus dan spesifik itu dilakukan Yessy didampingi Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kamis (15/7). Panen VUB padi khusus dan spesifik itu hasil dari inovasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar berkolaborasi dengan kelompok tani Karya Mandiri di Desa Tunggal Bhakti seluas 10 hektar. Dalam kesempatan itu Yessy mengatakan, dirinya sangat senang bisa hadir dalam kegiatan tersebut. "Ini merupakan prestasi dan saya berpikir ingin punya cita-cita di kabupaten di dapil saya, minimal ada satu atau dua titik bisa menjadi contoh dalam skala besar agar menjadi contoh untuk kabupaten lain," ujarnya. Legislator NasDem itu memberikan apresiasi dan dorongan terhadap bentuk inovasi di sektor pertanian terlebih di masa pandemi Covid-19. "Kerja-kerja Kementerian Pertanian melalui Balitbangtan serta UPT (Unit Pelaksana Tekhnis) BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Kalbar patut diberikan apresiasi dalam rangka menjaga stok pangan dan menjamin kedaulatan pangan," katanya. Inovasi yang baik ini, menurut Yessy juga harus dibarengi dengan dukungan modernisasi alsintan bagi petani. Legislator NasDem itu berharap inovasi di sektor pertanian mampu meningkatkan ekonomi, kesejahteraan petani dan juga kedaulatan pangan nasional. "Perlu kolaborasi dan kerja sama semua pihak mulai dari pemerintah, Kementerian Pertanian dan kelompok tani hingga petani. Saya yakin jika semua sektor bergotong royong, swasembada pangan khususnya padi bisa diraih Indonesia," katanya. Wakil rakyat dari dapil Kalimantan Barat II (Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Melawi) itu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau yang memberi dukungan penuh atas inovasi tersebut. "Kerja kelompok tani Karya Mandiri juga harus diikuti para petani di seluruh Kalimantan Barat," imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut Yessy juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya para petani untuk tetap disiplin terhadap protokol kesehatan. "Pandemi masih berlangsung, ayo disiplin prokes. Khusus untuk petani mari jadi garda terdepan menjaga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat aman di tengah pandemi Covid-19," tukasnya.(Yesaya/*)