SUNGAI LIAT (12 Desember): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Zuristyo Firmadata mendorong perusahaan BUMN untuk mengoptimalisasi belanja pada sektor UMKM. Terlebih kini telah terbentuk ekosistem Pasar Digital (PaDi) UMKM. PaDi UMKM adalah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalisasi, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Di samping itu, bagi Kementerian BUMN platform tersebut akan membantu monitoring belanja BUMN pada UMKM. Perusahaan BUMN dapat melakukan belanja secara digital sehingga lebih cepat, transparan, dan meningkatkan efisiensi. "Dengan masuknya UMKM dalam ekosistem PaDi UMKM, tentunya dapat memperluas jaringan secara online, meningkatnya penjualan atas peningkatan transaksi, serta menjadi suatu experience dalam memasuki dunia transaksi digital," ujar Zuristyo dalam sosialisasi 'Komitmen BUMN dalam Mengembangkan UMKM melalui Ekosistem Pasar Digital', di Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/12). Sosialisasi tersebut terselenggara atas inisiasi Zuristyo bekerja sama dengan Yayasan Kebajikan Anak Wangka, Kementerian BUMN dan PT Timah (Tbk). Legislator NasDem dari Dapil Bangka Belitung itu mengatakan, melalui PaDi UMKM para pegiat UMKM juga akan mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dari BUMN. Artinya hal itu juga membawa dampak pada peningkatan penyaluran kredit bagi BUMN penyalur pembiayaan. "Ada sembilan BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM. Telkom sebagai aggregator PaDi UMKM, dan delapan BUMN lainnya adalah Pertamina, Pupuk Indonesia, BRI, Pegadaian, PNM (Permodalan Nasional Madani), Pembangunan Perumahan, Waskita Karya, dan Wijaya Karya," tandasnya. Berdasarkan data BPS 2020, pelaku usaha UMKM di Provinsi Bangka Belitung berjumlah 183.796. Zuristyo mendorong para pelaku UMKM di Bangka Belitung untuk terintegrasi ke dalam PaDi UMKM. "Ini agar UMKM dapat menguasai pasar dalam negeri dengan karya-karya bermutu tinggi yang punya daya saing global. Dengan begitu UMKM akan naik kelas seiring dengan perannya sebagai penyokong ekonomi bangsa kita," tukasnya. (RO/dis/*)