TELUK BINTAN (15 Agustus): Anggota Komisi VI DPR RI, Randi Zulmariadi, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan anggota DPRD dari Partai NasDem Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Mereka adalah Bobby Jayanto, Hendra Jaya, Mirwan, Yanti Maryanti, dan Suhardi. Pertemuan itu berlangsung, Rabu (13/8/2025).Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Randi menerima berbagai masukan dan keinginan masyarakat setempat. Salah satu bukti keseriusannya menyerap permasalahan yang ada di masyarakat, Randi meninjau langsung kondisi terminal dan Pelabuhan ASDP Tanjunguban, untuk mengetahui masalah yang ada serta status lahan dan kewenangan pengelolaannya.“Pelabuhan ini sangat vital. Kita ingin pastikan kelancaran mobilitas wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Jika akses baik, wisatawan akan meningkat dan bisa menambah length of stay para wisatawan di Kepri,” tukas Randi.Beberapa persoalan dan usulan yang diterima Randi antara lain terkait produktivitas pertanian dan pengadaan traktor untuk pengolahan lahan seperti yang disampaikan Mirwan, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bintan. Begitu juga dengan Bobby Jayanto, anggota DPRD Provinsi dari Kota Tanjungpinang, yang mengharapkan dukungan dalam bentuk peningkatan pelayanan sosial, seperti pengadaan ambulans untuk masyarakat yang membutuhkan akses darurat kesehatan.Sedangkan Sapril Sembiring, Ketua Asita Tanjungpinang-Bintan dan penggiat pariwisata, menyuarakan aspirasi penataan dan manajemen Pelabuhan Roro Tanjunguban dan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, agar lebih nyaman dan memberikan kesan positif bagi wisatawan.Dalam menanggapi berbagai masukan tersebut, Randi berkomitmen untuk memperjuangkan seluruh aspirasi tersebut melalui kebijakan anggaran dan koordinasi di tingkat pusat."Sebagai wakil rakyat yang berada di pusat, saya akan memperjuangkan seluruh aspirasi tersebut. Baik yang bersentuhan langsung dengan komisi di mana saya duduk, maupun rekan kerja di komisi lain. Doakan saja semua bisa terealisasi," pungkas Randi. (Icha/*)