SERANG (27 Oktober): Anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf, prihatin dengan kondisi sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN), di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten yang menghadapi sejumlah persoalan. Mulai dari bangunan rusak parah, kekurangan tenaga pendidik, hingga minimnya beasiswa bagi murid.Hal tersebut diadukan para kepala sekolah (kepsek) kepada Furtasan di Rumah Aspirasinya, pada Sabtu (25/10/2025). Furtasan menyambut baik aspirasi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti data-data yang masuk."Aspirasi ini adalah cermin dari kondisi riil pendidikan di akar rumput. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk diperjuangkan ke tingkat pusat, terutama terkait program revitalisasi, mebeler, dan kuota PIP aspirasi yang sangat dibutuhkan," ujar Furtasan.Legislator Partai NasDem itu berharap silaturahmi hari itu menjadi langkah awal yang konkret dalam upaya meningkatkan mutu dan fasilitas pendidikan di Kecamatan Kramatwatu.Kepala sekolah yang hadir menyampaikan aspirasi berasal dari SDN Gempol, SDN Pamengkan, SDN Kamasan, SDN Pelamnan, SDN Kebarosan Teluk Terate, SDN Genurit Terate.Aspirasi yang disampaikan adalah terkait bangunan sekolah yang rusak parah, buruknya fasilitas, minimnya tenaga pengajar baik PNS maupun PKKK, serta hanya sedikit siswa yang mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).Salah satu contoh ialah SDN Gempol yang membutuhkan revitalisasi total karena kondisi bangunan yang rusak dan keropos, termasuk peremajaan mebeler untuk tiga ruang kelas. Sekolah juga menghadapi defisit tenaga pendidik dengan hanya 1 guru PNS dan 2 PPPK, sisanya adalah tenaga honorer, termasuk operator dan penjaga sekolah, yang sangat membutuhkan tambahan honor.Sementara, di SDN Pamengkan, dari total 267 siswa hanya empat siswa yang memperoleh beasiswa PIP. Mereka berharap seluruh siswa bisa memperolehnya. (Rois/Yudis/*)