JAMBI (6 September): Layanan Autogate yang diterapkan di Bandara Sultan Thaha Kota Jambi, Jambi, mendapatkan apresiasi dari anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Yuliana. Eva mengemukakan itu saat mengikuti kunjungan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ke Bandara Sultan Thaha Jambi, Sabtu (4/9). Bandara Sultan Thaha Kota Jambi menjadi bandara pertama yang menerapkan dan menciptakan inovasi integrasi aplikasi lindungi dan ‘Autogate’ dalam pemeriksaan dokumen penerbangan penumpang sejak Senin (23/8). Menurut anggota Komisi III DPR RI itu, di tengah pandemi seperti ini, layanan Autogate tersebut dapat menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang yang lalu-lalang di bandara. “Kami merasa dengan layanan Autogate bisa lebih memastikan atau memantapkan tentang keamanan dan kenyamanan di bandara,†ujarnya. Legislator NasDem itu menilai layanan Autogate sangat bermanfaat, utamanya di tengah pandemi Covid-19 yang mewajibkan penumpang pesawat memiliki sertifikat vaksin serta hasil tes swab PCR negatif. Dengan adanya layanan ini, verifikasi data penumpang pesawat dapat dilakukan tanpa kontak langsung dengan petugas bandara. "Terlebih pada persoalan kesehatan di mana dengan Autogate dapat memastikan calon penumpang sudah tervaksin dan pasti hasil PCR itu negatif. Nah, tidak hanya dengan aplikasi pedulilindungi, tetapi juga sekaligus dengan aplikasi yang digunakan dalam Autogate," tambah dia. Eva berharap, layanan Autogate tersebut dapat segera diterapkan di bandara-bandara di seluruh Indonesia. "Saya berharap fasilitas yang semacam ini, bisa dimiliki juga di beberapa bandara ataupun oleh semua bandara yang ada di Indonesia. Sehingga ini bisa memastikan kesehatan atau keamanan juga keselamatan masyarakat secara umum," kata wakil rakyat dari dapil Jawa Tengah V (Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta) tersebut.(dpr.go.id/*).